RSS
Galeri

♥ ~~Between you and me~~ oneshoot ♥

28 Mar

Title : Between You nd me ~MY LITTLE PRINCESS~

Genre : di tentukan readers

Main cast : Choi seung hyun (TOP Big Bang)

Other :

Song Eun Kyo

– kim Je eun

 

NO COPAS, ND DON’T BE SILENT READERS

******************************************************

POINT OF VIEW : CHOI SEUNG HYUN

Sesuatu terasa menyilaukan mataku .. “emmph”, gumamku. Ku buka mata, ternyata hari sudah pagi, ku bangun dari tempat tidurku. Senyumku mulai mengembang setelah kulihat manisnya fotomu yang terpajang di dinding. Je eun, aku merindukanmu. . .

Aku segera bergegas ke kamar mandi hanya untuk sekedar mencuci muka dan sikat gigi agar terlihat lebih fresh.

Aha~hari ini hari minggu, dimana aku tidak bekerja dan aku memiliki waktu luang untuk putri semata wayangku , song eun kyo. Putri yang selama ini memberiku semangat untuk menjalani hidupku. Putri kecil yang selalu mewarnai hidupku yang suram dan kelam semenjak ditinggal pergi oleh istriku, je eun. “Je eun, gomawoyo..sudah memberikanku putri semanis eun kyo.”

“pagi ini aku harus menyiapkan sarapan untuknya, daging panggang kesukaannya”, aku langsung bergegas ke dapur dan memasak. Setelah 30 menit berkutat di dapur, akhirnya daging panggang spesial ini matang juga..

“umm~ pasti gadis kecilku belum bangun! Aku harus membangunkannya”, . Aku segera pergi ke kamarnya.

Ku buka pintu kamarnya, dan ternyata benar, ia masih tidur. Ahh~begitu cantiknya gadis kecilku, tak sedikitpun wajahnya berbeda dari eommanya. Ahh~je eun, jika aku melihat malaikat kecil kita, aku seperti melihatmu di sini.

“chagiya, my little princess, ayo bangun..”, ucapku lembut sembari mengoyak-ngoyak tubuhnya yang mungil.

eun kyo membuka matanya perlahan, ia tersenyum manis padaku.

Je eun~ aku benar-benar merasakan kau tersenyum padaku.

“appa!”, eun kyo bangun dari tidurnya dan langsung memelukku

“bagaimana tidurmu chagi? Apa nyenyak?”, tanyaku sambil menggendongnya menuju ruang makan.

“tentu saja appa! Aku bermimpi yang sangaaat indah. Aku bermimpi bertemu eomma!”, perkataan eun kyo membuat langkahku terhenti. Aku turunkan  eun kyo dari punggungku. Aku jongkok agar setara dengannya, dan ku tatap wajahnya.

“kau bermimpi eommamu?”, tanyaku

“ne appa! Aku bermimpi eomma dan appa mengajakku ke suatu tempat yang sangat indah!”, jawab eun kyo dengan wajah lugunya.

Aku hanya terdiam dan rasanya ingin sekali menitihkan air mata.

Andai saja mimpi eun kyo benar-benar terjadi!!

“appa, appa menangis? Appa jangan sedih!”, eun kyo menyeka air mataku yang sudah terlanjur jatuh dengan jari-jari mungilnya. Walaupun umurnya baru 5 tahun, tapi sepertinya dia sudah paham bagaimana perasaanku.

“anni~appa tidak menangis, ya sudah, kau makan saja ya.. Setelah itu kau mandi lalu appa akan mengajakmu ke taman bermain. Bagaimana?”

“ne, ne appa.. Aku mau.. Ya sudah, aku makan dulu ya appa.. Tapi, apakah appa sudah makan?”, tanyanya

“ne, appa sudah makan. Ayo, appa temani kau makan”, aku menggendongnya dan membawanya ke meja makan. ia duduk manis dan ku siapkan daging panggang kesukaannya.

“ini chagiya, kau makan yaa..”, ku memberikannya daging panggang dan kuletakkan di atas piring.

“appa~ gomawo”

“ne, cheonmaneyo. Ayo di makan!”, ucapku sembari mengacak-acak rambutnya.

Begitu lahapnya eun kyo makan. Hingga makanannya tidak bersisa.

“appa, aku sudah selesai..”, ucapnya

“ya sudah, sekarang eun kyo mandi ya..”, eun kyo mengangguk dan lari ke kamar mandi. Aku segera membereskan meja makan dan ikut bersiap-siap.

***

di taman bermain. . .

“appa, aku mau main itu~”, eun kyo menunjuk ke sebuah ayunan. Dia duduk di atas ayunan dan ku ayunkan perlahan.

“appa~lebih cepat lagi”, ujarnya sembari melempar senyumnya

“ne,ne”, ku ayunkan lebih cepat ayunan itu. Betapa gembiranya eun kyo, bermain ayunan. Setelah lelah bermain ayunan, eun kyo minta di antarkan ke sekolahnya.

Iya….., eun kyo sekarang duduk di bangku TK.

“chagiya, bukankah hari ini hari minggu? Mengapa appa kau ajak ke sekolah?”, tanyaku sambil melipat kedua tanganku .

“aku ingin menunjukkan sesuatu ke appa! Ayo appa!”, eun kyo menarik tanganku agar aku ikut dengannya.

Ku ikuti saja apa maunya.

***

sesampainya di sekolah . . .

*Walaupun hari minggu, tapi sekolah eun kyo tidak tutup.*

eun kyo menunjukkan sebuah ruangan padaku.

“ruangan apa ini chagi?”, tanyaku pada eun kyo

“appa, lihatlah ini!”, eun kyo menarik kain yang menutupi sebuah kanvas berukuran sedang. Aku kaget ketika melihat sebuah lukisan di kanvas itu.

“ini..ini kan? Je eun?”, gerutuku

Aku terperangah melihatnya. Benar-benar tidak di sangka, anak seusia  eun kyo bisa melukis seperti ini. Mungkin seperti kata pepatah, air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga. Keahlian eun kyo dalam melukis adalah keahlian yang di wariskan oleh je eun.

“appa, bagus tidak?”

“ne, cantik sekali..”, jawabku.

“appa~ini sebenarnya belum selesai, aku selesaikan dulu ya..”, ucapnya sembari mengambil kuas yang sudah ia simpan rapi di rak. Ia mulai memoleskan kuasnya pada kanvas yang berlukiskan wajah je eun.

Tak terasa air mataku menetes lagi, setiap ku lihat wajah je eun, semakin sakit rasanya. Sakit setelah ia tinggal pergi.

NP#ST12-SAAT TERAKHIR (Pinjem dlu ya om charlie)

FLashback>>

“chagi, sebentar lagi kita akan memiliki seorang anak”, ku elus dan kuciumi perut je eun.

“ne chagi…”, jawab je eun sembari mengelus kepalaku.

“tapi, aku takut menjelang detik-detik persalinanku”, ucapnya.

Aku pun bangun dan duduk di sebelahnya. Ku pegangi pundaknya dan ku minta ia untuk menatap wajahku.

“kau tak boleh berbicara seperti itu! Aku yakin, kau dan juga anak kita akan selamat”, ucapku menenangkannya.

“tidak oppa! Aku sudah di vonis terkena kanker rahim stadium 4.. Dan apakah kau tak ingat kata dokter, jika aku hamil, akan ada kemungkinan salah satu dari aku atau bayi kita akan mati!”, je eun menangis sesenggukan

“tidak! Aku yakin, kau dan bayi kita akan selamat!”, aku mencoba memberinya penenangan..

“lebih baik aku saja yang mati, daripada bayi ini. Dia tidak berdosa”, ucapnya lagi.

“aku tidak suka kau berbicara seperti itu! Kalau aku bilang kalian selamat, kalian pasti akan selamat”, jawabku dengan nada tinggi. Aku benar-benar tidak habis fikir, begitu cepatnya je eun putus asa, dan seperti tidak ada gairah hidup. Setiap hari aku mengantarnya ke dokter untuk kemoteraphi, tapi ia selalu menolak dengan alasan sakit jika di kemoteraphi. Hingga penyakitnya mencapai stadium akhir.

Dokter memang menyarankan agar je eun tidak hamil, tapi je eun menentang saran dokter. Ia beranggapan bahwa aku akan meninggalkannya, Jika ia tidak bisa memiliki keturunan, padahal sebenarnya aku siap menerima segala kekurangannya karena aku mencintainya. Aku tidak punya fikiran sedikitpun untuk meninggalkannya.

***

2 jam kemudian. . .

“chagi, perutku! Perutku sa..kit!”, rintih je eun, sambil meremas tanganku. Jangan-jangan je eun sebentar lagi akan melahirkan. Aku segera menelfon ambulance. Tak butuh waktu lama, ambulancepun datang.

“uing..uing..uing”

je eun langsung di masukkan ke dalam ambulance.

“chagi, jangan lepaskan genggamanmu”, rintih je eun. Aku tidak tega melihat je eun seperti ini, aku kuatkan ia dengan mencium tangannya.

Ku lihat je eun menangis. Ternyata, seperti inilah pengorbanan seorang ibu.. Ia berjuang dan Ia bertaruh nyawa demi melahirkan seorang anak.

***

sesampainya di rumah sakit . .

Je eun langsung di bawa ke ruang operasi. Dan aku? Aku hanya boleh menunggu di ruang tunggu sampai operasinya selesai.

## sudah 1 jam, tapi belum ada suara tangisan bayi..

15 menit kemudian. . .

“oee..oee”, suara tangis bayi pecah di tengah kesunyian.

Ahh~anakku sudah lahir. .

Ya Tuhan, terimakasih!

Je eun dan bayiku langsung d bawa ke ruangan khusus. Akupun mengikuti mereka.

~~~

aku menggendong bayiku, sangat lucu.. Wajahnya mirip ibunya, sangat cantik. . Begitu lengkap kebahagiaanku. Diberi putri yang sangat cantik dan sehat.

“chagi, apa aku boleh meminta sesuatu padamu?”, ucap je eun yang masih terbaring lemah di tempat tidurnya.

Aku pun meletakkan bayiku di tempat tidurnya dan menghampiri je eun.

“kau mau minta apa chagi?”, ucapku polos

“tolong jaga princess kita baik baik, rawat dia dan berikan ia kasih sayang yang mungkin aku tidak bisa memberikannya”, aku tersentak kaget. Mengapa ia berbicara seperti itu.

“waeyo? Kenapa tidak bisa? Kasih sayang itu akan kita berikan bersama-sama!”, ucapku sembari mengerutkan dahi

“mungkin. .mungkin sbentar lagi aku akan pergi”, jawabnya sembari menangis. Aku semakin heran, apa sih yang ada di fikirannya? Ia selalu berkata seperti itu.

“jangan ucapkan hal itu lagi! Aku sudah muak, Mendengar kata-kata itu!”, ucapku sembari berpaling darinya.

“kau tak tau betapa sakitnya hati ini tiap kali kau mengucapkan kata-kata itu! Pernahkah kau sadari, jika aku sangat membutuhkanmu, hah! Jawab!”, ucapku. Air matakupun jatuh seketika. Tak ada jawaban yang keluar dari bibirnya. Kuulangi lagi pertanyaanku.

“kau tau tidak?”

je eun pun tidak menjawab. Ku balikkan badanku. Dan ku lihat je eun telah menutup matanya. Kuhampiri dia dan ku coba rasakan denyut nadinya.

Ya Tuhan, kenapa kau ambil dia begitu cepat dariku? Kini Lututku menyentuh lantai, aku menunduk dan menangis , ku tak kuasa menahan rasa kehilangan ini.

FLASHBACK END <<

“Appa! Lihat! Lukisanku sudah jadi. Bagus kan?”, ucap eun kyo sembari menunjukkan lukisannya untukku.

“ia, bagus, cantik, kau pintar sekali”, air mataku berlinang, berlinang karena bahagia. Kini aku bisa menjalani hidupku bersama little princessku, eun kyo.

“appa menangis?”,tanyanya

“appa menangis karena bahagia. . Bahagia bisa memiliki putri sepertimu. Putri yang cantik dan pintar, SARANGHEYO eun kyo..”

“SARANGHEYO APPA.. I Love You”, jawabnya sambil memelukku. Ku balas pelukannya, dan ku kecup pipi dan bibirnya.

~~~END~~~

COMMENT PLEASE ..🙂

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada Maret 28, 2011 in ALL FANFICT, FAMILY, ONESHOOT

 

Tag: ,

2 responses to “♥ ~~Between you and me~~ oneshoot ♥

  1. Devi_VIP

    April 1, 2011 at 10:59 pm

    FF sedih amat onn.. TOP oppa single parent.. lg membanyangkan dia nangis…huaa…
    Sarangheyo TOP oppa..kkkk..

     
    • aya yongra

      April 4, 2011 at 4:53 pm

      hihihi ne, ini permintaan.. sedih juga sii buatnya.. tp mw gmana lagi? hikshiks.. *nangis bareng GD* LOL hha

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: